Entri Populer

Sabtu, 17 September 2016

"Kubur Angan"



"Kubur Angan"
.
.
.
Cermin terbuka, bayanganku nyata, hitam pekat menganga. Entah terlihat gelap seketika saja, padahal hari cerah satu menit yang lalu, aku merasuk pada sepersekian waktu, mendalami beberapa bagian entah.
-
Menuduh Tuhan tak punya kehendak, mungkin benar ia telah mati. Mati menusuk sendiri, karena ia bodoh, membusukkan tubuhnya pada tanah lahat. Pun begitu, ia masih mengaku Tuhan. Mengutuk sang tasbih sebagai raja belantara, mengumpat suci yang tak lagi bersih, telah pudar putih.
-

-
Tiba-tiba menelan hitam, ketakutan itu benar-benar terjadi. Muka mengernyit, mata menyipit, lalu keras-keras menjerit. Sakit.
-
Aku tahu sekarang, bumi telah cacat, kehilangan sebelah tangan dan kakinya. Sebentar lagi langit terbelah, membuka suram. Anak tani meletus hamburkan suara, angin mengoyak dada-dada perempuan tua. Ibu bakau mematah, tergerus samudra mengombak. Ruah. Jala-jala sobek, memang keras. Ini terlalu kejam. Dan kau yang mengaku Tuhan, kembali menjadiku.
.
.
.
#BaurKataEna 

(English Version)


"Bury Wishful thinking"
.
.
.
Mirror open, real shadow, deep black gaping. Either look dark at once, even though sunny days a minute ago, I was penetrated at a fraction of the time, to explore some part either.
-
Accusing God does not have the will, probably right he was dead. Stab himself to death, because he was stupid, addle his body on the ground lahat. Even so, he still claimed God. Condemning the rosary as the king of jungle, cursing the sacred no longer clean, have faded to white.
-
Suddenly the black swallow, fear it is really happening. Frowning face, eyes narrowed, then loud scream. Sick.
-
I know now, the earth has been disabled, had lost his hands and feet. Soon cleft, open bleak. Farm boy erupted squander sound, the wind tore a chest-old woman's chest. Mother mangrove mematah, eroded ocean billow. Ruah. Nets tear, it is hard. It's too cruel. And you were admitted to God, back to being myself.
.
.
.
3 September jam 21:43 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar